PEREKEMBANGAN INFLASI KOTA BANDAR LAMPUNG BULAN JANUARI 2026

Berita 03 Feb 2026

Perkembangan Inflasi Bulan Januari 2026
Kota Bandar Lampung

Inflasi Bulan Januari 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kota Bandar Lampung sebesar 1,43 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,06. Tingkat inflasi Kota Bandar Lampung Bulan Januari 2026 month to month (m-to-m) sebesar 0,18 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,18 persen.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya lima indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,71 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 13,64 persen; kelompok transportasi sebesar 0,94 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,63 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,30 persen. Selanjutnya terdapat enam kelompok mengalami deflasi y-on-y yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,60 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,37 persen; kelompok kesehatan sebesar 3,10 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,54 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,25 persen; dan kelompok pendidikan sebesar 16,95 persen.

Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Januari 2026, antara lain: emas perhiasan, kangkung, nasi dengan lauk, bayam, celana panjang jeans pria, tomat, sigaret kretek mesin (SKM), mobil, sawi hijau, perbaikan ringan kendaraan, cumi-cumi, sayur olahan, bawang putih, ikan nila, telepon seluler, ice cream, kopi bubuk, kacang panjang, ikan lele, dan ikan layang/ikan benggol. Pada Januari 2026, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,52 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,76 persen; kelompok transportasi sebesar 0,10 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,16 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,58 persen. Kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,15 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,01 persen; dan kelompok pendidikan sebesar 1,40 persen.

Makanan, Minuman, dan Tembakau, Kelompok  ini pada Januari 2026 mengalami inflasi y-on-y sebesar 1,71 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 112,37 pada Januari 2025 menjadi 114,29 pada Januari 2026.

Pakaian dan Alas Kaki, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami deflasi y-on-y sebesar 2,60 persen atau terjadi penurunan indeks dari 106,11 pada Januari 2025 menjadi 103,35 pada Januari 2026. Dari dua subkelompok pada kelompok ini, semua subkelompok mengalami deflasi y-on-y.

Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami inflasi y-on-y sebesar 13,64 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 93,03 persen pada Januari 2025 menjadi 105,72 pada Januari 2026.

Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,37 persen atau terjadi penurunan indeks dari 103,85 pada Januari 2025 menjadi 103,47 pada Januari 2026.

Kesehatan, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami deflasi y-on-y sebesar 3,10 persen atau terjadi penurunan indeks dari 105,65 pada Januari 2025 menjadi 102,38 pada Januari 2026.

Transportasi, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,94 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 109,19 pada Januari 2025 menjadi 110,22 pada Januari 2026.

Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,54 persen atau terjadi penurunan indeks dari 98,40 pada Januari 2025 menjadi 97,87 pada Januari 2026.

Rekreasi, Olahraga, dan Budaya, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,25 persen atau terjadi penurunan indeks dari 108,67 pada Januari 2025 menjadi 108,40 pada Januari 2026.

Pendidikan, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami deflasi y-on-y sebesar 16,95 persen atau terjadi penurunan indeks dari 117,73 pada Januari 2025 menjadi 97,77 pada Januari 2026.

Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami inflasi y-on-y sebesar 1,63 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 103,42 pada Januari 2025 menjadi 105,11 pada Januari 2026.

Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya, Kelompok ini pada Januari 2026 mengalami inflasi y-on-y sebesar 9,30 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 109,79 pada Januari 2025 menjadi 120,00 pada Januari 2026.

Statistik Pengunjung

Aplikasi

Laporan Kinerja

Laporkan kinerja anda melalui aplikasi berikut:

PELAPORAN
Tentang Kami

Tim Pengendali Inflasi Daerah - Kota Bandar Lampung

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) merupakan satuan khusus yang bertugas menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan inflasi khususnya di Kota Bandar Lampung.

Hubungi Kami

Pemerintah Kota Bandar Lampung
Jl. Dr.Susilo No.2 Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung

(0721) 456-7890

diskominfo@bandarlampungkota.go.id

© TPID KOTA BANDAR LAMPUNG 2026. All Rights Reserved.